INVESTIGASI STRATEGI BRANDING PADA KAWASAN WISATA BRAGA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.65972/jppg.v2i1.192Keywords:
Branding Wisata, citra destinasi, minat kunjungan, Branding Wisata, Citra Destinasi, Minat Kunjungan, Kawasan Braga BandungAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi branding wisata serta perannya dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Kawasan Braga, Bandung. Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang memadukan nilai sejarah, arsitektur kolonial, seni, budaya, dan kuliner, Kawasan Braga memerlukan pengelolaan identitas yang tepat untuk mempertahankan karakternya di tengah modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan wisatawan, pelaku usaha, masyarakat, serta pengelola, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa branding wisata Kawasan Braga terbentuk secara kuat melalui aspek brand culture, brand character, brand personality, dan brand name yang berakar pada identitas heritage. Namun, elemen brand logo, simbol, slogan, serta konsistensi identitas visual masih memerlukan penguatan. Selain itu, branding terbukti berperan signifikan dalam membangun citra destinasi melalui dimensi kognitif, unik, dan afektif serta menumbuhkan minat kunjungan wisatawan. Kendati demikian, efektivitas branding dan minat kunjungan ulang sangat bergantung pada peningkatan aspek kenyamanan, keamanan, kebersihan, dan pengelolaan kepadatan kawasan agar selaras dengan citra heritage yang dipromosikan.








