STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA KULINER JALUR LINGKAR SELATAN (JLS) GUNUNG KIDUL: UPAYA MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN

Authors

  • M. Hafidh Nashirudin Al-Bakry Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Dwi Yoso Nugroho Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Keywords:

Dampak pariwisata, Jalur Lintas Selatan, wisata kuliner

Abstract

Pariwisata telah menjadi sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tak terkecuali bagi Kabupaten Gunung Kidul, Dalam hal ini adanya gap antara potensi dan realisasi. Dengan meningkatnya volume lalu lintas wisatawan yang melewati JLS, penataan kawasan, promosi berbasis digital, serta pemberdayaan masyarakat lokal menjadi pilar utama dalam mewujudkan JLS sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di selatan Yogyakarta.

Penelitian ini menggunakan metode Metode Observasi Observasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukaan melalui sesuatu pengamatan, dengan disertai pencatatan-pencatatan terhadap keadaan atau prilaku objek sasaran.

Jalur Lingkar Selatan (JLS) Gunung Kidul memerlukan pendekatan multidimensi yang mencakup penguatan infrastruktur. Proses pengembangan kawasan wisata kuliner JLS Gunung Kidul sebagai destinasi unggulan di Yogyakarta merupakan tantangan sekaligus peluang yang memerlukan pendekatan strategis, terencana, dan kolaboratif.

Downloads

Published

2025-08-30