STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA KULINER JALUR LINGKAR SELATAN (JLS) GUNUNG KIDUL: UPAYA MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN
Keywords:
Dampak pariwisata, Jalur Lintas Selatan, wisata kulinerAbstract
Pariwisata telah menjadi sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tak terkecuali bagi Kabupaten Gunung Kidul, Dalam hal ini adanya gap antara potensi dan realisasi. Dengan meningkatnya volume lalu lintas wisatawan yang melewati JLS, penataan kawasan, promosi berbasis digital, serta pemberdayaan masyarakat lokal menjadi pilar utama dalam mewujudkan JLS sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di selatan Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan metode Metode Observasi Observasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukaan melalui sesuatu pengamatan, dengan disertai pencatatan-pencatatan terhadap keadaan atau prilaku objek sasaran.
Jalur Lingkar Selatan (JLS) Gunung Kidul memerlukan pendekatan multidimensi yang mencakup penguatan infrastruktur. Proses pengembangan kawasan wisata kuliner JLS Gunung Kidul sebagai destinasi unggulan di Yogyakarta merupakan tantangan sekaligus peluang yang memerlukan pendekatan strategis, terencana, dan kolaboratif.








