Peningkatan Kesadaran Lingkungan Melalui Pembuatan Tempat Sampah Terpilah di Desa Wisata Sangurejo

Authors

  • Kombang Hananto Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia
  • Feri Gunawan Putra Utama Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia
  • Syifa Nara Pratiwi Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia
  • Dwi Sari Saras Tika Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia
  • Amelia Dezelza Tabitha Makaluas Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia
  • Husniyah Husniyah Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.65972/jpam.v2i2.177

Abstract

Pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan desa wisata, terutama terkait rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemilahan sampah organik dan anorganik. Desa Wisata Sangurejo sebagai destinasi berbasis alam dan budaya memerlukan upaya konkret untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat melalui pembuatan dan pemanfaatan tempat sampah terpilah dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa STIPRAM. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan lingkungan, perancangan dan pembuatan tempat sampah terpilah, sosialisasi pemilahan sampah, serta pendampingan penggunaan sarana kepada masyarakat dan pengelola desa wisata. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah serta tersedianya sarana pendukung pengelolaan sampah yang lebih tertata di area desa wisata. Program ini berkontribusi pada penguatan perilaku peduli lingkungan dan mendukung pengembangan Desa Wisata Sangurejo yang bersih dan berkelanjutan.

Downloads

Published

12-05-2026

How to Cite

Hananto, K., Utama, F. G. P., Pratiwi, S. N., Tika, D. S. S., Makaluas, A. D. T., & Husniyah, H. (2026). Peningkatan Kesadaran Lingkungan Melalui Pembuatan Tempat Sampah Terpilah di Desa Wisata Sangurejo. Jurnal Petuah Abdi Masyarakat, 2(2), 62–71. https://doi.org/10.65972/jpam.v2i2.177

Most read articles by the same author(s)